A. Cinta kasih mennurut Agama Islam
Rasa cinta terhadap sesama manusia tidak bisa lepas dari kemanusiaan.
Pandangan Islam menyatakan, bahwa kemanusiaan itu merupakan satu kesatuan,
berbeda-beda bagiannya untuk membentuk satu masyarakat, berjenis-jenis dalam
keserasian, dan berlainan pendapat untuk saling melengkapi satu sama lain dalam
mencapai tujuan, supaya dengan begitu ia cocok pula untuk saling melengkapi
dengan alam, untuk membentuk wujud yang satu pula. Sebagaimana Allah berfirman,
yang artinya: “Wahai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu sekalian dari
seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu sekalian
berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu sekalian saling mengenal. Sesungguhnya
orang-orang yang paling mulia di antara kamu sekalian di sisi Allah ialah
orang-orang yang paling takwa di antara kamu sekalian. Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Mengenal. ( Q.S. Al-Hujurat: 13).
Pada prinsipnya, cinta terhadap sesama manusia adalah dengan tolong-menolong, kenal mengenal (saling mengenal) dan keserasian. Menurut pandangan Islam, rasa cinta terhadap sesama manusia bisa diwujudkan, salah satunya dengan keadilan dan persamaan derajat di antara manusia.
Pada prinsipnya, cinta terhadap sesama manusia adalah dengan tolong-menolong, kenal mengenal (saling mengenal) dan keserasian. Menurut pandangan Islam, rasa cinta terhadap sesama manusia bisa diwujudkan, salah satunya dengan keadilan dan persamaan derajat di antara manusia.
- Cinta Antara Laki-Laki dan
Perempuan Dalam Sudut Pandang Islam
Cinta antara muda-mudi di dalam Islam adalah cinta yang dilandasi rasa
ketaqwaan terhadap Allah SWT, dengan mentaati perintah-perintahNya dan menjauhi
larangan-laranganNya, dan disertai akhlak yang baik. Cinta harus disertai
akhlak yang baik, dikarenakan hubungan cinta muda-mudi sangat dekat dengan
perbuatan zina. Tanpa akhlak yang baik akan sulit menghindari zina. Dalam
Islam, perzinahan adalah salah satu dosa yang sangat besar karena bukan hanya
merusak akhlak orang yang melakukannya saja tetapi juga orang lain. Allah
brfirman dalam Al-Qur’an: “Dan janganlah kamu sekalian mendekati zina,
sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang
buruk.”(Q.S. Al-Isra, 17: 32).
Cinta (love) yang tidak dilandasi rasa ketaqwaan kepada Allah, akan memunculkan cinta buta. Sebagaimana yang sering dikatakan orang “ Love is blind (cinta adalah buta)”. Adapun yang membuat cinta itu buta adalah jika kita mencintai seseorang karena hal-hal yang duniawi, karena harta, tahta/kedudukan/jabatan, ketampanan/kecantikan dan yang sejenisnya. Cinta macam ini hanya bisa bertahan jika penyebabnya masih ada. Jika seseorang mencintai dikarenakan ketampanan/kecantikannya, maka, bagaimanakah jika orang tersebut tidak lagi tampan/cantik?
Sebaliknya, cinta itu tidak buta, alias melek (melihat), jika dilandasi iman dan rasa taqwa kepada Allah SWT. Oleh karena itu, jika kita ingin memiliki cinta yang murni, tulus, dan abadi dari seseorang, tentu kita memerlukan penyebab yang membuatnya demikian. Dalam suatu hadits dikatakan, bahwa seseorang laki-laki menikahi seorang perempuan itu karena empat hal, yaitu: (1) karena kecantikannya, (2) karena kekayaannya, (3) karena keturunannya, dan (4) karena ketaqwaannya. Maka ambillah yang keempat, yaitu karena ketaqwaannya, karena, itu akan menjamin hidupnya.
Jika hadits di atas dikaitkan dengan cinta, maka, jika kamu ingin mencari cinta yang abadi, cintailah seseorang dikarenakan keimanannya.
Ada sebuah pepatah lama dalam bahasa Inggris yang berkaitan dengan cinta, yaitu: “You can buy sex but you cannot buy love”, “you can buy food but you cannot buy appetite”, “you can buy a house but you can by a home”. Yang artinya: “Anda dapat membeli sex tetapi anda tidak dapat membeli cinta, anda dapat membeli makanan tetapi anda tidak dapat membeli selera, anda dapat membeli sebuah rumah tetapi anda tidak dapat membeli ketentraman dalam keluarga”. Ini dapat diartikan bahwa cinta tidak dapat dibeli karena cinta sebenarnya datang dari Tuhan.
Bahkan jika kamu adalah orang terkaya di dunia, kamu tidak bisa membeli cinta. Sebagai contoh, jika kamu memberikan seseorang banyak hadiah-hadiah yang mahal, maka, apakah orang tersebut akan mencintai kamu? Tidak. Orang tersebut hanya mencintai hadiahmu dan kekayaanmu saja. Kamu dapat membeli makanan apa saja yang bisa kamu beli, akan tetapi makanan yang paling enak sekalipun akan terasa tidak enak jika kamu tidak punya selera makan.
“Rumah” adalah tempat di mana hatimu berada. Tempat membesarkan keluargamu, tempat di mana orang-orang yang kamu cintai berada, tempat di mana kamu bisa benar-benar beristirahat, untuk mengistirahatkan badan dan jiwamu, tempat di mana kamu untuk sementara lepas dari dunia yang kejam. Rumah tidak bisa disebut “rumah” jika kamu tidak bisa menemukan ketenangan, kedamaian, dan keamanan di dalamnya.
Cinta (love) yang tidak dilandasi rasa ketaqwaan kepada Allah, akan memunculkan cinta buta. Sebagaimana yang sering dikatakan orang “ Love is blind (cinta adalah buta)”. Adapun yang membuat cinta itu buta adalah jika kita mencintai seseorang karena hal-hal yang duniawi, karena harta, tahta/kedudukan/jabatan, ketampanan/kecantikan dan yang sejenisnya. Cinta macam ini hanya bisa bertahan jika penyebabnya masih ada. Jika seseorang mencintai dikarenakan ketampanan/kecantikannya, maka, bagaimanakah jika orang tersebut tidak lagi tampan/cantik?
Sebaliknya, cinta itu tidak buta, alias melek (melihat), jika dilandasi iman dan rasa taqwa kepada Allah SWT. Oleh karena itu, jika kita ingin memiliki cinta yang murni, tulus, dan abadi dari seseorang, tentu kita memerlukan penyebab yang membuatnya demikian. Dalam suatu hadits dikatakan, bahwa seseorang laki-laki menikahi seorang perempuan itu karena empat hal, yaitu: (1) karena kecantikannya, (2) karena kekayaannya, (3) karena keturunannya, dan (4) karena ketaqwaannya. Maka ambillah yang keempat, yaitu karena ketaqwaannya, karena, itu akan menjamin hidupnya.
Jika hadits di atas dikaitkan dengan cinta, maka, jika kamu ingin mencari cinta yang abadi, cintailah seseorang dikarenakan keimanannya.
Ada sebuah pepatah lama dalam bahasa Inggris yang berkaitan dengan cinta, yaitu: “You can buy sex but you cannot buy love”, “you can buy food but you cannot buy appetite”, “you can buy a house but you can by a home”. Yang artinya: “Anda dapat membeli sex tetapi anda tidak dapat membeli cinta, anda dapat membeli makanan tetapi anda tidak dapat membeli selera, anda dapat membeli sebuah rumah tetapi anda tidak dapat membeli ketentraman dalam keluarga”. Ini dapat diartikan bahwa cinta tidak dapat dibeli karena cinta sebenarnya datang dari Tuhan.
Bahkan jika kamu adalah orang terkaya di dunia, kamu tidak bisa membeli cinta. Sebagai contoh, jika kamu memberikan seseorang banyak hadiah-hadiah yang mahal, maka, apakah orang tersebut akan mencintai kamu? Tidak. Orang tersebut hanya mencintai hadiahmu dan kekayaanmu saja. Kamu dapat membeli makanan apa saja yang bisa kamu beli, akan tetapi makanan yang paling enak sekalipun akan terasa tidak enak jika kamu tidak punya selera makan.
“Rumah” adalah tempat di mana hatimu berada. Tempat membesarkan keluargamu, tempat di mana orang-orang yang kamu cintai berada, tempat di mana kamu bisa benar-benar beristirahat, untuk mengistirahatkan badan dan jiwamu, tempat di mana kamu untuk sementara lepas dari dunia yang kejam. Rumah tidak bisa disebut “rumah” jika kamu tidak bisa menemukan ketenangan, kedamaian, dan keamanan di dalamnya.
Contohnya seperti kisah Romeo dan Juliet
Banyak orang yang mengatakan bahwa cerita percintaan
Romeo dan Juliet adalah salah satu contoh cinta sejati. Akan tetapi, kalau kita
meneliti dan menganalisa lebih jauh ke dalam cerita ini, maka kita akan melihat
bahwa cerita ini bukanlah cerita tentang cinta sejati.
Pada klimaks cerita tersebut diceritakan bahwa ketika Romeo mendengar Juliet telah “meninggal dunia”, maka Romeo pun berniat untuk melakukan bunuh diri karena dia tidak mau ditinggalkan oleh Juliet. Perbuatan bunuh diri adalah perbuatan yang sangat terkutuk dalam Islam, dan merupakan dosa yang sangat besar. Pada saat seseorang bunuh diri maka telah dicabut imannya oleh Tuhan, dan mati dalam keadaan tidak ada iman, alias mati kafir. Ketika setelah Romeo melakukan bunuh diri di hadapan “mayat” Juliet, barulah dia menyadari bahwa Juliet hanya berpura-pura mati, tetapi itu sudah terlambat, racun sudah mulai membunuhnya. Julietpun melakukan bunuh diri karena dia tidak mau ditinggalkan oleh Romeo.
Romeo dan Juliet sama-sama melakukan bunuh diri karena tidak mau ditinggalkan oleh pasangannya. Ini berarti bahwa mereka hanya mencintai tubuh pasangannya saja, mereka tidak mencintai jiwa pasangannya. Mereka tidak sadar bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara saja. Tubuh mereka akan rusak dimakan usia, dan akhirnya mati. Jika dipandang dari sudut Islam, maka mereka telah melakukan suatu dosa besar yaitu melakukan bunuh diri. Jika percintaan mereka adalah cinta sejati, maka seharusnya mereka berjanji atau bersumpah di hadapan mayat pasangannya untuk berusaha mendamaikan pertengkaran keluarga mereka, penyebab terhalangnya cinta kasih mereka.
Pada klimaks cerita tersebut diceritakan bahwa ketika Romeo mendengar Juliet telah “meninggal dunia”, maka Romeo pun berniat untuk melakukan bunuh diri karena dia tidak mau ditinggalkan oleh Juliet. Perbuatan bunuh diri adalah perbuatan yang sangat terkutuk dalam Islam, dan merupakan dosa yang sangat besar. Pada saat seseorang bunuh diri maka telah dicabut imannya oleh Tuhan, dan mati dalam keadaan tidak ada iman, alias mati kafir. Ketika setelah Romeo melakukan bunuh diri di hadapan “mayat” Juliet, barulah dia menyadari bahwa Juliet hanya berpura-pura mati, tetapi itu sudah terlambat, racun sudah mulai membunuhnya. Julietpun melakukan bunuh diri karena dia tidak mau ditinggalkan oleh Romeo.
Romeo dan Juliet sama-sama melakukan bunuh diri karena tidak mau ditinggalkan oleh pasangannya. Ini berarti bahwa mereka hanya mencintai tubuh pasangannya saja, mereka tidak mencintai jiwa pasangannya. Mereka tidak sadar bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara saja. Tubuh mereka akan rusak dimakan usia, dan akhirnya mati. Jika dipandang dari sudut Islam, maka mereka telah melakukan suatu dosa besar yaitu melakukan bunuh diri. Jika percintaan mereka adalah cinta sejati, maka seharusnya mereka berjanji atau bersumpah di hadapan mayat pasangannya untuk berusaha mendamaikan pertengkaran keluarga mereka, penyebab terhalangnya cinta kasih mereka.
Pembahasan : Cnta
yang abadi hanya cinta kepada Allah SWT, walaupun manusia saling mencintai satu sama lain itu harus berlandaskan
oleh dasar agama agar tidak menyimpang dari ajaran agama seperti halnya cinta
buta. Di dalam
Islam adalah cinta yang dilandasi rasa ketaqwaan terhadap Allah SWT, dengan
mentaati perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya. Saling
mencintai dengan akhlak yg baik karena bila tidak ada akhlak yang baik akan
mudah terjerumus pada perbuatan yang dilanggar oleh agama atau dekat dengan
zina. Seperti terdapat dalam Q.S. Al-Isra, 17: 32
“ Dan janganlah kamu sekalian mendekati zina,
sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang
buruk”
B.
Cinta kasih menurut Negara
Cinta tanah air adalah perasaan yang timbul dari
dalam hati sanubari seorang warga Negara, untuk mengabdi, memelihara, membela,
melindungi tanah airnya dari segala ancaman dan gangguan. Definisi lain
mengatakan bahwa Rasa cinta tanah air adalah rasa kebanggaan, rasa memiliki,
rasa menghargai, rasa menghormati dan loyalitas yang dimiliki oleh setiap individu
pada negara tempat ia tinggal yang tercermin dari perilaku membela tanah
airnya, menjaga dan melindungi tanah airnya, rela berkorban demi kepentingan
bangsa dan negaranya, mencintai adat atau budaya yang ada dinegaranya dengan
melestarikannya dan melestarikan alam dan lingkungan.
Sebagai warga negara Indonesia sudah selayaknya kita
menghormati bangsa dan negara kita sendiri apapun adanya dan kondisinya.
Orang-orang yang tidak menghormati serta membenci bangsa dan negara tempat
kelahirannya bisa disebut sebagai penghianat. Apa salahnya tanah air kita yang
begitu kaya raya dan indah, karena kesalahan hanya ada pada
manusia-manusianyalah yang menciptakan kebencian.
Dengan adanya rakyat yang mencintai tanah airnya, maka negara akan aman dari berbagai macam gangguan yang datang baik dari dalam maupun dari luar negara. Dengan cinta tanah air kita dapat bahu membahu membangun negri ini agar bisa sejajar dengan negara-negara maju. Dengan menyayangi negara indonesia ini kita akan berupaya sekuat tenaga memberikan yang terbaik bagi sesama, bukan malah menghancurkannya. Banyak pihak asing yang ingin menguasai dan merusak negara kita, sehingga perlu kita jaga dan pertahankan hingga titik darah penghabisan. Kalau bukan kita siapa lagi? dan kita mau tinggal di mana kalau kita kehilangan negara ini.
Contohnya :
Dengan adanya rakyat yang mencintai tanah airnya, maka negara akan aman dari berbagai macam gangguan yang datang baik dari dalam maupun dari luar negara. Dengan cinta tanah air kita dapat bahu membahu membangun negri ini agar bisa sejajar dengan negara-negara maju. Dengan menyayangi negara indonesia ini kita akan berupaya sekuat tenaga memberikan yang terbaik bagi sesama, bukan malah menghancurkannya. Banyak pihak asing yang ingin menguasai dan merusak negara kita, sehingga perlu kita jaga dan pertahankan hingga titik darah penghabisan. Kalau bukan kita siapa lagi? dan kita mau tinggal di mana kalau kita kehilangan negara ini.
Contohnya :
1. Bangga menjadi orang Indonesia
Tidak ada yang lebih menbanggakan selain menjadi orang
Indonesia, Negara yang diakui orang karena keramahan rakyatnya.kekayaan alam
dan budayanya. Lihat saja setiap tahun bahkan hari atau minggu turis asing dari
berbagai mancanegara berlomba-lomba datang untuk berlibur ke Indonesia. Mereka
selalu menganggap Indonesia itu eksotis. Bayingkan, mereka bahkan rela terbang
jauh-jauh hanya untuk menikmati keindahan panorama alam Indonesia. Jadi kita
sebagai warga Negara Indonesia sangat rugi kalo kita yang tinggal sedekat ini
belum pernah menikmati atau melihat kekayaan alam sendiri.
2. Melestarikan Budaya
Concertoholics pasti diantara kita
ada yang tahu kalo para wanita di India lebih bangga mengenakan Sari mereka
daripada baju casual sehari - hari. Belakangan trend Sari justru ikut menjamur
di Indonesia dengan fashion ala bohemiannya yang sempet booming beberapa waktu
lalu. Jadi , sebenarnya kita juga bisa melakukan hal yang sama. Indonesia kan
terkenal akan batik - batiknya yang indah dan kebaya - kebayanya yang feminis.
Lihat saja sekarang, sudah batik bahkan sudah menjadi must have item di setiap
lemari para pecinta mode di indonesia. Nah, siapa tahu ini justru juga akan menjadi
trend yang berlaku di luar negeri seperti trend bohemian yang sempat booming di
Indonesia. Pakaian hanya salah satu contohnya, masih banyak lagi kekayaan
budaya kita yang dapat kita kembangkan hingga membuat decak kagum dunia
Internasional.
3. Menggunakan Produk Lokal
Belakangan ini barang-barang impor begitu merajai
pasar retail & grosir sehingga barang produksi dalam negeri malah tidak
punya tempat di negeri sendiri karena kalah bersaing. Coba kalo kita lihat,
beragam barang import menghiasi kita. Mulai dari ponsel, notebook, pakaian
sampai makananpun, kita tidak terlepas dari barang import. Ini menyedihkan.
Karena sebetulnya banyak dalam negeri yang bagus - bagus dengan kualitas yang
bahkan lebih menjanjikan daripada produk luar negeri. Oleh karena itu, ayo
Concertoholics, mari kita galakkan penggunaan produk produk dalam negeri.
Selain memang bagus kualitasnya, kita juga akan membantu perekonomian dan
pengangguran - pengangguran yang semakin banyak sejak industri dalam negeri
gulung tikar.
4. Hemat Energi
Banyak sekali cara yang bisa kita lakukan untuk
menghemat energi, salah satunya dengan menghemat listrik. Kenapa harus hemat
listrik? Karena untuk mengaktifkan listrik di Indonesia, PLN kita masih
menggunakan BBM yang belakangan ini sudah semakin berkurang jumlahnya. Nah,
kalo kita tidak melakukan penghematan dari sekarang, BBM ini bisa habis lho.
Nah ngeri kan kalo sampai itu terjadi? Pada akhirnya kalo BBM habis, kita
justru tidak akan bisa menikmati listrik lagi. Hii, ngeri!! Selain membantu bangsa
sendiri, dengan penghematan listrik, kita pun sudah membantu upaya dunia dalam
kampanye global warming yang belakangan sedang sangat gencar aksinya.
5. Harumkan Nama Bangsa
Mengharumkan nama bangsa tidak sesulit yang kita
bayangkan. Mengharumkan nama bangsa tidak selalu harus dari hal-hal yang susah.
Kita sebagai warga tidak harus bahwa kita harus mengusai Kimia, Biologi,
Matematika ataupun pelajaran yang sangat susah kita kuasai, untuk mengharumkan
nama bangsa kita sesuaikan saja dengan bakat dan minat masing-masing, asalkan
dilakukan dengan serius dengan begitu kita akan terasa dan bukan tidak munngkin
kalau disuatu saat nanti kita yang dengan bakat kita, kita akan mengharunkan
nama bangsa.
Pembahasan : Cinta tanah air berarti menghormati jasa para pahlawaan, rela
berkorban untuk tanah air dan membela negara dari segala macam ancaman dari
apapun. Perlunya
cinta tanah air harus ditekankan bagi remaja karena itu akan membangung jiwa
cinta tanah airnya pada bangsa ini dan dari perlunya kecintaan kita pada Negara
kita nantinya akan membuat Negara kita sendiri menjadi kebanggaan orang lain
bahkan orang yang dari Negara lain.
Sumber :