Minggu, 09 Oktober 2016

Sistem Informasi Psikologi



A.    Sistem
Menurut Fat (dalam Rusdiana & Irfan, 2014) sistem adalah himpunan suatu “benda” nyata atau abstrak (a set of thing) yang terdiri atas bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan, berhubungan, berketergantungan, saling mendukung, yang secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan (unity) untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif.
Menurut Jerry FutzGerald (dalam Hutahaean, 2014) Sistem adalah suatu jaringan kerja dan prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
Menurut Azhar Susanto (dalam D. Zahir dan Pratita, 2014) sistem adalah kumpulan atau grup dari subsistem/bagian/ komponen apa pun baik fisik ataupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu.
Menurut Ludwing von Bartallanffy sistem adalah sekumpulan unsur-unsur yang berada dalam keadaan yang berinteraksi.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu komponen-komponen apapun baik fisik ataupun nonfisik, prosedur yang saling berhubungan / berinteraksi bekerja sama untuk mencapai satu tujuan tertentu.


B.     Informasi
Menurut Moeliono (dalam Gaol, 2008) Informasi adalah penerangan, keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita (tentang). Selanjutnya Moeliono mengatakan bahwa informasi juga adalah keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian atau kesimpulan,
Burch dan Strater menyatakan bahwa informasi adalah pengumpulan atau pengolahan data untuk memberikan pengetauan atau keterangan.
Kusrini & Kioniyo menyatakan bahwa Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi.
Maryono & Istiana menyatakan bahwa kata informasi dapat diartikan berita yang mengandung maksud tertentu.manusia memiliki pengetahuan dan pengalaman yang selalu ingin dibagikan kepada orang lain, pengalaman atau pengetahuan yang dikomunukasikan kepada orang lain tersebut merupakan pesan atau informasi.
Dari beberapa pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa informasi adalah keterangan, pemberitahuan atau kabar berita yang bermanfaat bagi orang lain mengenai pengalaman dan pengetahuan yang dikomunikasikan kepada orang lain.


C.    Psikologi
Menurut Wundt (dalam Basuki, 2008) psikologi itu merupakan ilmu tentang kesadaran manusia (the science of human consciousness). Dari batasan ini dapat dikemukakan bahwa dalam psikologi, keadaan jiwa direfleksikan dalam kesadaran manusia. Unsur kesadaran merupakan yang dipelajari dalam psikologi.

Menurut Crow & Crow psikologi adalah tingkah laku manusia, yakni interaksi manusia dengan dunia sekitarnya, baik berupa manusia lain (human relationship) maupun bukan manusia : hewan, iklim, kebudayaan dan sebagainya.
Pengertian psikologi menurut Wilhelm wundt adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul di dalam diri manusia, seperti perasaan panca indera, pikiran, merasa (feeling) dan kehendak.
Menurut Koffka (1925) psikologi adalah studi ilmiah yang menyangkut tentang perilaku atau tingkah laku makhluk hidup dalam hubungan mereka dengan lingkungan luar (dunia luar)
Menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk, berjalan dan lain sebagainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
Dari pernyataan beberapa ahli yang telah diuraikan di atas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahua yang mempelajari tentang perilaku atau tingkah laku manusia dengan lingkungan sekitar / dunia luar yang bersifat psikomotor meliputi perbuatan berbicara, duduk berjalan, berfikir berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.


D.    Sistem Informasi Psikologi
Dari pengertian sistem, informasi dan psikologi yang telah diuraikan di atas maka dapat ditarik kesimpulan mengenai definisi sistem informasi psikologi yaitu suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan dalam menyediakan dan memberikan informasi pengalaman atau pengetahuan yang berkaitan dengan psikologi menyangkut perilaku manusia baik secara terbuka maupun tertutup. Contoh dari sistem informasi psikologi adalah teknologi berbasis komputer dalam proses penelitian psikologi dan pengambilan data testee dalam prosedur tes psikologi.



Daftar Pustaka


Basuki, A.M.H (2008). Psikologi umum. Jakarta: Universitas Gunadarma.

Djahir & Pratita. (2014). Sistem informasi manajemen. Yogyakarta: Deepublish.

Gaol, C.J.L., (2008). Sistem informasi manajemen pemahaman dan aplikasi. Jakarta:
Grasindo.                                                                             







Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish.

Kusrini & Koniyo, A. (2007). Tuntunan praktis membangun sistem informasi
akuntansi dengan visual basic dan microsoft SQL server. Yogyakarta: C.V
ANDI OFFSET.

Maryono, Y. & Istiana, B.P. (2007). Teknologi informasi & komunikasi 1. Quadra.

Rusdiana & Irfan. (2014). Sistem informasi manajemen. Bandung: Pustaka setia.