A. Sistem
Menurut Fat (dalam Rusdiana & Irfan,
2014) sistem adalah himpunan suatu “benda” nyata atau abstrak (a set of thing) yang terdiri atas
bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan, berhubungan,
berketergantungan, saling mendukung, yang secara keseluruhan bersatu dalam satu
kesatuan (unity) untuk mencapai
tujuan tertentu secara efisien dan efektif.
Menurut Jerry FutzGerald (dalam Hutahaean,
2014) Sistem adalah suatu jaringan kerja dan prosedur-prosedur yang saling
berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk
menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
Menurut Azhar Susanto (dalam D. Zahir dan
Pratita, 2014) sistem adalah kumpulan atau grup dari subsistem/bagian/ komponen
apa pun baik fisik ataupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan
bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu.
Menurut Ludwing von Bartallanffy sistem
adalah sekumpulan unsur-unsur yang berada dalam keadaan yang berinteraksi.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan
bahwa sistem adalah suatu komponen-komponen apapun baik fisik ataupun nonfisik,
prosedur yang saling berhubungan / berinteraksi bekerja sama untuk mencapai
satu tujuan tertentu.
B. Informasi
Menurut Moeliono (dalam Gaol, 2008)
Informasi adalah penerangan, keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita
(tentang). Selanjutnya Moeliono mengatakan bahwa informasi juga adalah
keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian atau kesimpulan,
Burch dan Strater menyatakan bahwa
informasi adalah pengumpulan atau pengolahan data untuk memberikan pengetauan
atau keterangan.
Kusrini & Kioniyo menyatakan bahwa Informasi
adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna
yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber
informasi.
Maryono & Istiana menyatakan bahwa kata
informasi dapat diartikan berita yang mengandung maksud tertentu.manusia
memiliki pengetahuan dan pengalaman yang selalu ingin dibagikan kepada orang
lain, pengalaman atau pengetahuan yang dikomunukasikan kepada orang lain
tersebut merupakan pesan atau informasi.
Dari beberapa pernyataan di atas dapat
disimpulkan bahwa informasi adalah keterangan, pemberitahuan atau kabar berita
yang bermanfaat bagi orang lain mengenai pengalaman dan pengetahuan yang
dikomunikasikan kepada orang lain.
C. Psikologi
Menurut Wundt (dalam Basuki, 2008)
psikologi itu merupakan ilmu tentang kesadaran manusia (the science of human consciousness). Dari batasan ini dapat
dikemukakan bahwa dalam psikologi, keadaan jiwa direfleksikan dalam kesadaran
manusia. Unsur kesadaran merupakan yang dipelajari dalam psikologi.
Menurut Crow & Crow psikologi adalah
tingkah laku manusia, yakni interaksi manusia dengan dunia sekitarnya, baik
berupa manusia lain (human relationship) maupun bukan manusia : hewan, iklim,
kebudayaan dan sebagainya.
Pengertian psikologi menurut Wilhelm wundt
adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul di
dalam diri manusia, seperti perasaan panca indera, pikiran, merasa (feeling) dan kehendak.
Menurut Koffka (1925) psikologi adalah
studi ilmiah yang menyangkut tentang perilaku atau tingkah laku makhluk hidup
dalam hubungan mereka dengan lingkungan luar (dunia luar)
Menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi
adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada
manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan
lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor
yang meliputi perbuatan berbicara, duduk, berjalan dan lain sebagainya,
sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan
dan lain sebagainya.
Dari pernyataan beberapa ahli yang telah
diuraikan di atas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahua yang
mempelajari tentang perilaku atau tingkah laku manusia dengan lingkungan
sekitar / dunia luar yang bersifat psikomotor meliputi perbuatan berbicara,
duduk berjalan, berfikir berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
D. Sistem Informasi Psikologi
Dari pengertian sistem,
informasi dan psikologi yang telah diuraikan di atas maka dapat ditarik
kesimpulan mengenai definisi sistem informasi psikologi yaitu suatu kegiatan
dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan dalam menyediakan dan memberikan
informasi pengalaman atau pengetahuan yang berkaitan dengan psikologi
menyangkut perilaku manusia baik secara terbuka maupun tertutup. Contoh dari
sistem informasi psikologi adalah teknologi berbasis komputer dalam proses
penelitian psikologi dan pengambilan data testee dalam prosedur tes psikologi.
Daftar
Pustaka
Basuki,
A.M.H (2008). Psikologi umum. Jakarta:
Universitas Gunadarma.
Djahir
& Pratita. (2014). Sistem informasi
manajemen. Yogyakarta: Deepublish.
Gaol,
C.J.L., (2008). Sistem informasi manajemen
pemahaman dan aplikasi. Jakarta:
Grasindo.
Hutahaean,
J. (2014). Konsep sistem informasi.
Yogyakarta: Deepublish.
Kusrini
& Koniyo, A. (2007). Tuntunan praktis
membangun sistem informasi
akuntansi
dengan visual basic dan microsoft SQL server. Yogyakarta: C.V
ANDI
OFFSET.
Maryono,
Y. & Istiana, B.P. (2007). Teknologi informasi & komunikasi 1. Quadra.
Rusdiana
& Irfan. (2014). Sistem informasi
manajemen. Bandung: Pustaka setia.