Sabtu, 21 Juni 2014

Ilmu Alamiah Dasar (IAD)

Putri Dewi Sumitra
17513003
1PA02

Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
Ilmu-ilmu alamiah (nature science). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100% benar dan 100% salah.
Lahirnya ilmu alamiah
Ø  Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi suatu pengalaman. Pengalaman yang diperoleh terakumulasi oleh karena adanya kuriositas manusia. Pengalaman merupakan salah satu faktor terbentuknya pengetahuan, yakni kumpulan fakta-fakta. Pengalaman akan bertambah terus seiring berkembangnya manusia dan mewariskan kepada generasi-generasi berikutnya.
Ø  Pertambahan pengetahuan di dorong oleh pertama untuk memuaskan diri, yang bersifat non-praktis atau teoritis guna memenuhi kuriositas dan memahami hakekat alam dan isinya kedua, dorongan praktis yang memanfaatkan pengetahuan itu untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih tinggi.
Ø  Dorongan pertama melahirkan Ilmu Pengetahuan Murni (Pure Science) sedang dorongan kedua menuju Ilmu Pengetahuan Terapan (Aplied Science).

METODE ILMIAH DAN IMPLEMENTASINYA
Segala kebenaran dalam ilmu Alamiah terletak pada metode ilmiah. Langkah pemecahan atau prosedur ilmiah meliputi :
1.      Penginderaan, merupakan suatu aktivitas melihat, mendengar, merasakan, mengecap terhadap suatu objek tertentu.
2.      Masalah dan problema, menemukan masalah dengan mengemukakan pertanyaan apa dan bagaimana.
3.      Hipotesis, jawaban sementara terhadap pertanyaan yang kita ajukan.
4.      Eksperimen, dari sini ilmu alamiah dan non ilmu alamiah dapat dipisahkan. Contoh dalam gejala alam tentang serangga dengan lampu (sinar biru).
5.      Teori, bukti eksperimen merupakan langkah ilmiah berikutnya yaitu teori. Dengan hasil eksperimen dari beberapa peneliti dan bukti-bukti yang menunjukan hasil yang dapat dipercaya dan valid walaupun dengan keterbatasan tertentu, maka disusun teori. Teori-teori yang dikemukakan itu dapat diaplikasikan untuk menjawab kebutuhan manusia, seperti pengusiran serangga atau perangkap nyamuk (terkait dengan teori pencahayaan).

KETERBATASAN ILMU ALAMIAH
Untuk itu perlu dilakukan pengujian sampai di mana berlakunya metode ilmiah dan di mana metode ilmiah tidak berlaku. Untuk itu kita perlu memperhatikan :
1.      Bidang Ilmu Alamiah : yang menentukan bidang ilmu alamiah adalah metode ilmiah, karena bidang ilmu alamiah adalah wahana di mana metode ilmiah dapat diterapkan, sebaliknya bidang non ilmiah adalah wahana di mana metode ilmiah tidak dapat diterapkan. Contoh hipotesa tentang keberadaan Tuhan merupakan konsep yang tidak bisa menggunakan metode ilmiah dan apabila menggunakan konsep ini bisa menyebabkan orang Atheis.
2.      Tujuan Ilmu Alamiah : membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah hanya dapat mengemukakan bukti kebenaran sementara. Dkl. Kebenaran sementara adalah “Teori”. Karena tidak ada sesuatu yang mutlak tetapi terus mengalami perubahan (contoh teori tentang bumi ini bulat).
3.      Ilmu alamiah dan nilai, ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusia pemakai ilmu alamiah yang menilai apakah hasil ilmu Alamiah baik atau sebaliknya. Contoh penemuan mesiu atau bom atom, rekayasa genetika, dsb.

MANUSIA YANG BERSIFAT UNIK
Ciri Khas Manusia :
Ø  Organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutama otaknya
Ø  Mengadakan metabolism atau pertukaran zat, (ada yang masuk dan keluar)
Ø  Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar
Ø  Memiliki potensi untuk berkembang biak
Ø  Tumbuh dan bergerak
Ø  Berinteraksi dengan lingkungannya
Ø  Sampai pada saatnya mengalami kematian
Manusia adalah makhluk yang lemah disbanding makhluk lain namun dengan akal budinya dan kemauannya yang sangat kuat maka manusia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia dapat hidup dengan lebih baik lagi. Akal budinya dan kemauannya yang sangat kuat itulah sifat unik dari manusia.
Ciri-ciri perilaku manusia yang membedakan dari makhluk lain
Menurut Sarlito Wirawan Sarwono (1983) dalam bukunya Pengantar Umum Psikologi, ciri-ciri perilaku manusia yang membedakan dari makhluk lain adalah :
·         Kepekaan sosial, Artinya kemampuan manusia untuk dapat menyesuaikan perilakunya sesuai pandangan dan harapan orang lain. Manusia adalah makhluk sosial yang dalam hidupnya perlu kawan dan bekerja sama dengan orang lain. Perilaku manusia adalah situasional , artinya perilaku manusia akan berbeda pada situasi yang berbeda.
·         Kelangsungan Perilaku, Artinya antara perilaku yang satu ada kaitannya dengan perilaku yang lain, perilaku sekarang adalah kelanjutan perilaku yang baru lalu, dan seterusnya. Dalam kata lain bahwa perilaku manusia terjadi secara berkesinambungan bukan secara serta merta.
·         Orientasi pada tugas, artinya bahwa setiap perilaku manusia selalu memiliki orientasi pada suatu tugas tertentu. Seorang mahasiswa yang rajin belajar menuntut ilmu, orientasinya adalah untuk dapat menguasai ilmu pengetahuan tertentu. Demikian juga individu yang bekerja, berorientasi untuk menghasilkan sesuatu.
·         Usaha dan perjuangan, artinya usaha dan perjuangan pada manusia telah dipilih dan ditentukan sendiri, serta tidak akan memperjuangkan sesuatu yang memang tidak ingin diperjuangkan. Jadi, sebenarnya manusia memiliki cita-cita (aspiration) yang ingin diperjuangkannya, sedangkan hewan hanya berjuang untuk mendapatkan sesuatu yang sudah tersedia di alam.
·         Tiap-tiap individu manusia adalah unik, artinya unik di sini mengandung arti bahwa manusia yang satu berbeda dengan manusia yang lain dan tidak ada dua manusia yang sama persis di muka bumi ini, walaupun ia dilahirkan kembar. Manusia mempunyai ciri-ciri, sifat, watak, tabiat, kepribadian, motivasi tersendiri yang membedakannyadari manusia lainnya. Perbedaan pengalamaan yang dialami individu pada masa silam dan cita-citanya kelak dikemudia hari,menentukan perilaku individu di masa kini yang berbeda-beda pula.
Manusia berbeda dengan binatang, perbedaan makin jelas terinci sebagai berikut :
Ø  Manusia dapat berpikir, sehingga merupakan makhluk yang cerdas dan bijaksana (Homo sapiens)
Ø  Manusia dapat membuat alat-alat dan mempergunakannya, sehingga disebut manusia kerja (Homo faber)
Ø  Manusia dapat berbicara (Homo languens), pemikiran dalam otak dapat disampaikan lewat bahasa.
Ø  Manusia dapat hidup bermasyarakat (homo socius), bukan hamya bergerombol seperti binatang yang hanya kenal hukum rimba, bahwa yang kuat itulah yang berkuasa.
Ø  Manusia dapat mengadakan usaha atas dasar perhitungan ekonomi (Homo aeconomicus)manusia menyadari adanya kekuatan gaib yang lebih hebat dari pada manusia, sehingga menjadi manusia berkepercayaan (Homo religius)
Ø  Disamping itu, ada juga hal lain seperti Homo humanis (manusia berbudaya).
Ø  Homo aestheticus (manusia yang tahu akan keindahan)
Manusia sangat tergantung pada alam atau Man Alam (natural Man) yang hidupnya bergantung pada pemberian alam (food gathering) dengan jalan berburu (untuk memperoleh daging) dan meramu (untuk memperoleh sayuran). Kepercayaan agama alam (animisme dan dinamisme) kebutuhan primer : pangan (berburu dan meramu), sandang (kulit kayu) dan papan (di atas pohon untuk menghindari binatang buas).
Manusia yang sudah menguasai alam atau manusia budaya (cultural man) yang hidupnya dilakukan dengan cara menghasilkan apa yang dibutuhkan (food producing). Awalnya : bercocok tanam dan memelihara ternak, sehingga kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan sekunder seperti pakaian, rumah dan makanan merupakan sesuatu yang dinikmati, disamping fungsi pokoknya untuk memelihara hidup. Manusia sudah mengenal agama (samawi) manusia juga disebut sebagai pencipta kedua (Second Creator), missal dulu hutan pohon sekarang hutan beton.


Sumber :


1.      Sebutkan dan jelaskan sifat unik dari manusia
·         Manusia dapat berpikir, sehingga merupakan makhluk yang cerdas dan bijaksana (Homo sapiens)
·         Manusia dapat membuat alat-alat dan mempergunakannya, sehingga disebut manusia kerja (Homo faber)
·         Manusia dapat berbicara (Homo languens), pemikiran dalam otak dapat disampaikan lewat bahasa.
·         Manusia dapat hidup bermasyarakat (homo socius), bukan hamya bergerombol seperti binatang yang hanya kenal hukum rimba, bahwa yang kuat itulah yang berkuasa.
·         Manusia dapat mengadakan usaha atas dasar perhitungan ekonomi (Homo aeconomicus)manusia menyadari adanya kekuatan gaib yang lebih hebat dari pada manusia, sehingga menjadi manusia berkepercayaan (Homo religius)
·         Disamping itu, ada juga hal lain seperti Homo humanis (manusia berbudaya).
·         Homo aestheticus (manusia yang tahu akan keindahan)

2.      Jelaskan proses lahirnya ilmu pengetahuan

Pengalaman merupakan salah satu faktor terbentuknya pengetahuan, yakni kumpulan fakta-fakta. Pengalaman akan bertambah terus seiring berkembangnya manusia dan mewariskan kepada generasi-generasi berikutnya. Pertambahan pengetahuan di dorong oleh pertama untuk memuaskan diri, yang bersifat non-praktis atau teoritis guna memenuhi kuriositas dan memahami hakekat alam dan isinya kedua, dorongan praktis yang memanfaatkan pengetahuan itu untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih tinggi. Dorongan pertama melahirkan Ilmu Pengetahuan Murni (Pure Science) sedang dorongan kedua menuju Ilmu Pengetahuan Terapan (Aplied Science).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar