Ada
beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem yaitu tujuan, mekanisme kontrol,
input, proses, output. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang
memebentuk sebuah sistem :
· Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu
atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan
sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu
saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
· Mekanisme Kontrol (Pengendalian dan
umpan balik)
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran.
Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses.
Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
· Input
Masukan (input)
sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi
bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara
fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan
mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya
permintaan jasa pelanggan).
· Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau
transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai,
misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang
tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia,
proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa
aktivitas pembedahan pasien.
·
Keluaran
(Output)
Keluaran (output)
merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa
suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
B. KARAKTERISTIK SISTEM
Untuk
memahami atau mengembangkan suatu sistem, maka perlu membedakan unsur-unsur
dari sistem yang membentuknya Suatu sistem bisa dikatakan sebagai sebuah sistem
informasi apabila memenuhi karakteristik utama dari sebuah sistem informasi. Berikut
ini adalah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh sistem informai :
·
Komponen
(component)
Kegiatan-kegiatan
atau proses dalam suatu sistem yang mentransformasikan input menjadi bentuk
setengah jadi (output). Komponen ini
bisa merupakan subsistem dari sebuah sistem.
·
Batasan
(boundaries)
Penggambaran
dari suatu elemen atau unsur mana yang
termasuk di dalam sistem dan mana yang di luar sistem
·
Lingkungsn
(environment)
Segala
sesuatu di luar sistem, lingkungan yang menyediakan asumsi, kendala dan input
terhadap suatu sistem.
·
Interface
(penghubung)
Tempat
di mana komponen atau sistem dan lingkungannya bertemu atau berinteraksi.
·
Input (masukan)
Sumber
daya (data, bahan baku, peralatan, energi) dari lingkungan yang dikonsumsi dan
dimanipulasi oleh suatu sistem.
·
Output (keluaran)
Sumber
daya atau produk (informasi, laporan, dokumen, tampilan layar komputer, barang
jadi) yang disediakan untuk lingkungan sistem oleh kegiatan dalam sustu sistem.
·
Pengolah
Merupakan
komponen atau bagian di dalam sebuah sistem informasi yang memiliki tugas utama
untuk memproses input dari sebuah
sistem informasi menjadi keluaran atau output
dari sebuah sistem informasi.
·
Sasaran
dan tujuan
Merupakan
analisis berupa siapa saja yang menggunakan sistem informasi ini. Tanpa adanya
pembuatan sistem, maka sudah pasti sebuah sistem informasi tidak akan
bermanfaat dan juga berguna.
Berikut ini adalah penjelasan dari elemen-elemen dari
sistem informasi perencanaan tes MBTI berbasis komputer :
Ø Sistem
informasi pada tes MBTI berbasis computer ini adalah sebagai media dalam metode
pengukuran kepribadian yang mempunyai tujuan untuk tipe-tipe kepribadian seseorang
dalam lingkungannya yang dilihat dari cara testee
memilih pernyataan.
Ø Mekanisme
kontrol pada tes kepribadian ini untuk mengatur agar sistem berjalan
lancer sampai akhir sesuai dengan tujuan.
Ø Input
memasukan beberapa bentuk pernyataan-pernyataan yang terkait mengenai
kepribadian ke dalam softwerw pada sistem. Pernyataan-pernyataan tersebut akan
menjadi bahan dan selanjutnya akan diproses.
Ø Proses yang
melakukan perubahan atau transformasi dari input menjadi output yang berguna
dan lebih bernilai, seperti pada perencanaan tes MBTI berbasis komputer ini
adalah pernyataan-pernyataan akan menjadi serangkaian tes MBTI dan testee akan
memilih pernyataan yang paling sesuai dengan dirinya.
Ø Output
hasil akhir dari serangkaian tes MBTI yang
sudah diproses dan akan menjadi sebuah skor kepribadian.
DAFTAR PUSTAKA
Amsyah, Z. (2005). Manajemen sistem informasi. Jakarta: PT.
Gramedia pustaka umum
Fatta, H, A. (2007). Analisis dan perancangan system informasi.
Jakarta : Andi Offset.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar