A.
Pengertian Terapi Keluarga
Terapi
keluarga adalah pendekatan terapeutik yang melihat masalah individu dalam
konteks lingkungan khususnya keluarga dan menitik beratkan pada prosees
interpersonal. Terapi keluarga merupakan intervensi spesifik dengan tujuan
membina komunikasi secara terbuka interaksi keluarga secara sehat. Terapi
keluarga merupakan salah satu bentuk psikoterapi kelompok yang berdasarkan pada
kenyataan bahwa manusia adalah makhluk social dan bukan suatu makhluk yang terisolir.
B.
Konsep Terapi Keluarga
Terapi
keluarga adalah model terapi yang bertujuan mengubah pola interaksi keluarga
sehingga bisa membenahi masalah-masalah dalam keluarga. Terapi keluarga muncul
dari observasi bahwa masalah-masalah yang ada pada terapi individual mempunyai
konsekuensi dan konteks sosial. Contohnya : klien yang menunjukan peningkatan
selama menjalani terapi individual, bisa terganggu lagi setelah kembali pada
keluarganya. Menurut teori awal dari psikopatologi, lingkungan keluarga dan
interaksi orang tua anak adalah penyebab dari perilaku maladaptive.
C.
Tujuan Terapi Keluarga
Tujuan
pertama adalah menemukan bahwa masalah yang ada berhubungan dengan keluarganya,
kemudia dengan jalan apa dan bagaimana anggota keluarga tersebut ikut
berpartisipasi. Ini dibutuhkan untuk menemukan siapa yang sebenarnya terlibat,
karenanya perlu bergabung dalam sesi keluarga dalam terapi ini juga
memungkinkan apabila diikut sertakan tetangga, nenek serta kakek, atau keluarga
dekat yang berpengaruh.
D.
Unsur-Unsur Terapi Keluarga
Terapi
keluarga didasarkan pada teori sistem yang terdiri dari 3 prinsip yaitu :
1. Kausalitas
Sirkular ; peristiwa berhubungan dan saling bergantung bukan ditentukan dalam
sebab satu arah efek perhubungan.
2. Ekologi
; bahwa sistem hanya dapat dimengerti sebagai pola integrasi, tidak sebagai
kumpulan dari bagian komponen.
3. Subjektivitas
; tidak ada pandangan yang objektif terhadap suatu masalah, tiap anggota
keluarga mempunyai persepsi sendiri dari masalah keluarga.
Terapi keluarga tidak bisa digunakan
bila tidak mungkin untuk mempertahankan atau memperbaiki hubungan kerja antar
anggota kunci keluarga. Tanpa adanya kesadaran akan pentingnya menyelesaikan
masalah pada setiap anggota inti keluarga maka terapi keluarga sulit
dilaksanakan.
E.
Model Terapi Dalam Keluarga
1. Experiental
/ Humanistik ; insight, kematangan psikoseksual, penguatan funfsi ego,
pengurangan gejala patologis, dan memuaskan lebih banyak relasi obyek.
2. Bowenian
; memaksimalkan diferensiasi diri pada masing-masing anggota keluarga.
3. Psikodinamika
;
4. Behavioral
5. Structural
; perubahan pada konteks hubungan dalam rangka rekonstuksi organisasi keluarga
dan merubah pola disfungsi transaksional.
6. Komunikasi
; mengubah perilaku disfungsional dan rangkaian perilaku yang tidak diinginkan
antara anggota keluarga serta memperbanyak sekuensi perilaku diantara anggota
keluarga untuk mengurangi timbulnya masalah-masalah dan simtom-simtom kerangka
umum dari pendekatan komunikasi adalah masalah masa kini.
F.
Pendekatan Terapi Keluarga
1. Network
Therapy
2. Multiple-impact
Therapy
3. Multiple
family and multiple-couple group Therapy
Daftar Pustaka :
Becvar, Dorothy S. Becvar, Raphael J.
1976.Family Teraphy (A systematic Intregation). Adivision of Simon &
Schester, Inc. Needham Height; Massachusetts.
Korchin, Sheldon J. 1976.Modern Clinical
Psychology. Basic Books, Inc. Publishers: New York.
Nietzel, Michael. 1998. Introduction To Clinical Psychology. Simon &
Schuster / Aviacom Company. Upper Saddle River: New Jersey.
Almasitoh, Ummu Hany. (2012). Model Terapi dalam Keluarga. Magistra.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar